Selamat Datang!

KO : Generasi Literasi atau Generasi Terasi ?



Sahabat -Sahabat yang terkasih sebenarnya kamu adalah generasi yang dimaksudkan yang mana yang cocok generasi Literasi ataukah Generasi terasi ? pastinya semua tertawa hee....


Sebuah coretan refleksi khusus untuk semua kalangan dalam beberapa waktu ini melihat suasana kota yang sangat ramai dengan berbagai lomba menghiasi spanduk-spanduk dimana itu kota jayapura yang merupakan barometer pendidikan papua.

  ada sebuah spanduk menginformasikan penyelenggaraan Lomba/Kompetisi yang tidak hanya melulu berbau olahraga tetapi mulai perlahan mengangkat warna literasi seperti Lomba Tulis Opini, Lomba Debat dan Lomba Pidato.

Senang melihat ternyata ada pula beberapa mahasiswa yang kemudian sadar bahwa kemampuan literasi sangatlah penting.
Dan sebuah kebetulan saya diminta dan diundang untuk menjadi salah satu juri. Kemarin diselenggarakan technical meeting dan yang menarik adalah antusias beberapa peserta untuk ikut [walau jumlah pesertanya tidak sebanyak lomba bola kaki atau lomba Yospan]
MAHASISWA: MELEK LITERASI
Akhir akhir ini literasi [sebenarnya] menjadi isu yang sangat gencar diperbincangkan namun entah kenapa tidak begitu seksi di kalangan para mahasiswa di Papua.
Sebagai bukti pasti ada banyak yang tidak tahu apa itu literasi ??? artinya kata literasi bisa saja baru pertama kali didengar.
Saya sengaja memPLESETkan kata LI-TERASI dan TERASI untuk menggambarkan duo kriteria generasi dewasa ini.
Generasi Literasi adalah sebuah generasi yang ideal. Generasi yang memiliki kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat [Sumber: Education Development Center]. Generasi cemerlang yang membawa keharuman bagi orang banyak.
Generasi Terasi adalah generasi yang hendak menggambarkan habitus mahasiswa yang buruk. Habitus yang pada akhirnya memberikan output berbau busuk contohnya habitus yang tidak bernilai tambah seperti ... [silahkan diterjemahkan dan dikontekstualisasikan sendiri]
EPILOG
Dari pukul 24.00 tengah malam sampai pagi ini saya terhibur dan merasa senang dengan hasil karya [opini para peserta] yang menurut saya sangat bagus.
Opini yang kritis dan menyajikan solusi konstruktif dengan permainan kata yang ATRAKTIF, sedikit PROVOKATIF dan KONSTRUKTIF.
Kawan....
Tulisan pun bisa memberikan impact factor yang tinggi daripada hanya sekedar memegang toa dan berteriak [bdk. tulisan Booker T. Washington yang berjudul UP FROM SLAVERY dan tulisan Richard Wright yang berjudul NATIVE SON]
Salam...
Share this post :
Posting Komentar

Google+ Badge

 
Support : bloggerpapua.idm | DownloadRPP | bloggerpapua.id
Copyright © 2015. Fransiskus Kobepa - All Rights Reserved
Admin by dzulcyber.com
Proudly powered by Blogger