Selamat Datang!

Kebersamaan dalam Kekeluargaan Dalam Setiap Moment Natal

Potret Bersama Almarhum Ayah Tercinta latar Kandang Natal
Seperti hal biasanya kita sebagai pemuda yang merantai jauh dari kampung sesungguhya dusun kita merupakan suatu tempat kita bangakan ia bagaikan dusun kecil,jauh dan tak berlampu bukan hanya tak berlampu tetapi tak ada keramaian yang mewah ,dibanding dikota atau daerah yang sudah ramau dengan kendaraan apalagi adanya petasan yang bunyi kiri dan kanan,seperti itulah kisahnya antara kampung dan perkotaan aku ucapkan

Kampung : Merry Chirtmas
Perkotaan: Merry Chritmas
Senangnya dibulan Desember biasanya Sembari Menunggu Momen Kembali Ke Kampung Halaman Merayakan Natal Sebenarnya saat akan tiba momen itu tiba di kampung halamanku dusun terpencil, tak ada kerlap kerlip lampu yang bergelantungan di seluruh sudut rumah, yang ada hanyalah kerlap kerlip kunang kunang yang menghiasi malam kami.

bukan hanya lampu ,Tak ada pula suara lantunan lagu keras-keras dari sound sistem yang bervolume unlimited, yang ada hanyalah suara lonceng dari gereja ,disanalah gereja beratapkan seng ditengah gunung yang hijau dan berseri ,Sungguh damai terasa natalan bersama merasa kekeluraagaan suatu moment bagiku untuk merefresh kekeluargaany sejati dalam damai natal ini 

Tak hanya itupun moment natal bercerita banyak tentang Jarak yang jauh dari stasi  Dakabo ke Paroki Komopa tempat merayakan Misa Kudus mengharuskan kami umat di stasi harus berjalan bersama berkilo kilo untuk sampai di Paroki Komopa ,Distrik Agadide.
Stasi Dakabo ,Gereja di Banggun dana swadaya Umat
Namun ada makna dibalik semua itu, suasana keakraban ada di moment ke moment begiku menikmati perjalanan jauh ,merasakan natal yang sesungguhnya ,berjalan sembari bercanda dan bercengkrama. Suasana kekeluarg kembali dalam momen peringatan tersebesar di seluruh dunia atas kelahiran sang juru selama ,raja damai Yesus Kristus di Kandang Betlehem yang merupakan sejarah terbesar sepanjang massa..

Sejenak merefleksikan di perkotaan sebelum dan sesudah Misa kita sepertinya disibukkan oleh "aktifitas masing masing" entah itu tunduk di depan layar laptop ataupun Handphone dan hasilnya kita terpisah dalam keluarga "kebiasaan natal adalah kebiasaaan yang istimewa Makan bersama-sama keluarga"walaupun keluarga ku tidak kelengkap karena ayahku telah meninggal,bukan menjadi suatu penghalang untuk tetap gembira meyambut natal bersama,mama tercinta dan adik-adikku di rumah

Sesudah kembali merayakan Misa sudah menjadi tradisi di kampung saya untuk duduk bersama keluarga makan bersama lalu penyampaian sedikit pesan Natal, doa bersama dan makan bersama sajian yang sederhana namun bermakna. Natal dan Kebersamaan suatu kata yang tak terpisahkan moment terindah sungguh suasana yang diidamkan.
Jadkanlah momen natalmu menyenangkan Merry Christmas bukan menjadi Merry Crisis yang artinya :
3 :OF
(1) OFF-kan HP
(2) OFF-kan LAPTOP dan
(3) OFF-kan TV selama momen ini

Share this post :
Posting Komentar

Google+ Badge

 
Support : bloggerpapua.idm | DownloadRPP | bloggerpapua.id
Copyright © 2015. Fransiskus Kobepa - All Rights Reserved
Admin by dzulcyber.com
Proudly powered by Blogger