Selamat Datang!

Karubaga Kabupaten Tolikara,Era 90an Dulu



Karubaga  merupakan salah satu distrik yang berada di pedalaman tengah Papua. Kabupaten Tolikara adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua, Indonesia. Ibukota kabupaten ini terletak di Karubaga. di karubaga terdapat lapangan terbang yang  menghubungkan wilayah karubaga dengan Jayawijaya
dan Jayapura.


Yang pernah berada di karubaga selalu mengatakan betapa mereka mencintai kota kecil itu.banyak
sekali berjuta kenangan yang tertinggal di kota kecil itu.
Khususnya mereka yang berkarya menjadi pendidik (guru) termasuk ayah saya bersama keluarga dan beberapa guru lainnya pun berkarya di wilayah tersebut mencoba merintis pendidikan tepatnya SMP Negeri Karubaga  dengan penuh semangat dan dedikasi mencoba memajukan pendidikan di pedalaman papua,sehingga putra-putri asli tolikara merasakan pendidikan seperti daerah lainnya di papua.

Dengan semua asli budaya dan alamnya yang mempesona, hidup di karubaga tidak pernah membosankan walaupun banyak kekurangan yang kami alami hidup di tengah pedalaman ini, kabut tebal dipagi hari, udara dingin membekukan, budaya bakar batu, jalan becek memadati jalanan,jurang dan tebing ,semua bergitu terasa disana.

Kala itu Karubaga sangat kecil dan akses keluar masuknya hanya melalui jalan udara maupun jalan darat hingga bermalam diperjalanan dan perkampungan, yang tertinggal di lubuk hati adalah kenangan indah di kala itu sekitar tahun 90-an . dan memori ini masih tersimpan rapi terkadang membayangkan dalam kayalan bahkan dalam mimpi,mungkin ini beberapa hal yang dialami ,apakah kalian yang pernah di karubaga mengalami hal yang sama ?

Nibuk
Nibuk merupakan sejenis hewan kecil berbentuk mirip lebah yang sering hinggap di bunga,pohon maupun pekarangan rumah, disebut nibuk kata dalam bahasa lokal anak-anak karubaga di keseharian bermain menangkapnya lalu diisi di plastik, entah untuk permainan ,koleksi karena bermacam warna , ikat dengan tali sambil terbang dan lain-lain , hewan ini diburu setiap saat semasa kecil dulu dan merupakan kebiasaan bagi aku dan sahabat-sahabat ku yang berada di karubaga.

Weyambur
Weyambur adalah nama seorang calon pendeta yang hampir menjadi pendeta hanya saja tidak terpenuhi karena gangguan jiwa , ia sering memberikan nasehat firman tuhan , kotbah dijalan-jalan maupun menghormati guru-guru yang mengabdi di karubaga , ia disebut seorang yang lebih tua di sekeliling masyarakat tolikara.

Yensuai
Yensuai adalah nama seorang orang gila yang sering melintas jalan,pasar maupun tempat keramaian ia sering teriak –teriak ,teriaknya dan bernyanyi merdu dengan suara yang khas membuat masyarakat dapat mengenalinya walau sering meminta uang di jalan-jalan ,namun ia sangat rajin bila disuruh dan tidak terlalu berbahaya

Kodok
Kodok  adalah hewan amfibia yang paling di kenal semua orang , nah kodok ini diwaktu kecil dulu kami menangkap dan bermain-main , walau sedikit takut bermain-main dengan mengikuti loncat-loncatnya dan mengikat kodok dengan tali dan biarkan loncat-loncat , bagi kami semasa anak-anak dulu,merupakan permainan yang asik.

Bakar Batu
Bakar batu merupakan kebudayaan unik mempunyai makna tersendiri bagi warga Papua terlebih khusus masyarakat tolikara hal ini akan terlihat betapa tingginya solidaritas dan kebersamaan masyarakat dalam komunitas.

Daun Buah Merah
Setiap kali kami haus dalam perjalanan saat bermain ditempat beberapa mata air , kami sering mencari daun buah merah, untuk menjadikan alat bantu untuk minum air , daun buah merah ini juga kami membuat baling-baling atau bahasa keseharian disebut wayar ,apabila angin datang akan terputar.

Pesawat Rusak
Ada salah satu pesawat rusak depan koramil  karubaga di waktu itu, sore hari kami sering berkumpul bermain main dengan pesawat itu lompat-lompat ,berteriak dan menyanyi dengan penuh gembira di seputaran lapangan koramil itu terdapat lapangan bola volly sambil menonton  sekaligus kami bermain pesawat tersebut.

Beberapa hal yang diatas ini semoga saja menjadi sebuah kenangan tersendiri bagi siapa saja sebenarnya masih banyak cerita masa lalu , hanya saja ada privasi-privasi yang tak harus diceritakan dipublik ini , semoga saja menambah wawasan bagi siapa saja yang ingin mengenal situasi karubaga di waktu dahulu kala dulu.
Share this post :
Posting Komentar

Google+ Badge

 
Support : bloggerpapua.idm | DownloadRPP | bloggerpapua.id
Copyright © 2015. Fransiskus Kobepa - All Rights Reserved
Admin by dzulcyber.com
Proudly powered by Blogger