Selamat Datang!

Berangkat Ke Rantau



Hari itu, begitu dingin sekali badanku terasa panas dan dingin (bukan malaria) tetapi aneh juga bagiku setelah barang-barangku sudah aku susun rapi di dalam tas dan koper jam sudah menunjukan pukul : 03 :13 Sore ,mama ,bapa dan adikku yang aku cintai mengantarku  ke pelabuhan dengan taxi angkutan umum yang di carter ,sejam kemudian kami tiba di pelabuhan samabusa(nabire)

hari semakin sore ,kapal pun sudah berlabu di pelabuhan tak berbincang banyak dengan saudara yang aku cintai aku bergegas hendak mengangkat barang-barangku ke kapal di antar oleh orangtuaku jujur saja aku merasa sedikit malu sih melihat orangtuaku mengantarku,beda dengan teman-temanku yang lainnya  tetapi aku sadari juga bahwa orangtua sangat mencintaiku hingga akhirnya aku hendak menaiki tangga kapal tersebut aku hendak melirik sepintas ke wajah ibu dan ayahku ,namun aku melirik lama ke arah ayahku karena ia sangat mencintai aku dengan raut wajah ayah yang  berbeda seperti biasanya,dan ibu yang penuh dengan kesedihan bagiku disaat itu,namun memang disadari juga bahwa aku hendak pergi untuk melanjutkan studi ku di kota port numbay yang disebut Kota Jayapura kini. 

Ku tiba didalam kapal hendak melambaikan tangan di serambi kapal kepada ayah dan ibuku di bawah hendak berteriak,memanggil namaku bersama adik-adiku yang aku akungi beberapa waktu berlalu kapal pun mulai keluar dari dermaga (samabusa) nabire ayah,ibu dan adik-adikku pun pulang dan akupun berbalik ke tempat tidurku di kapal.

Sesampai dijayapura aku melanjutkan studi di salah satu universitas ternama di papua sebut saja : Universitas Cendrawasih ,bagiku pilihanku tepat dari beberapa pertimbangan-pertimbangan yang matang dari orangtua,aku dan saudaraku.
Share this post :
Posting Komentar

Google+ Badge

 
Support : bloggerpapua.idm | DownloadRPP | bloggerpapua.id
Copyright © 2015. Fransiskus Kobepa - All Rights Reserved
Admin by dzulcyber.com
Proudly powered by Blogger